MEDAN – Kesatuan Mahasiswa Masyarakat Mandiri Sumatera Utara (KM3 SU) menyampaikan apresiasi tinggi kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Utara atas capaian meraih peringkat kelima nasional dalam Penghargaan Pembangunan Daerah (PPD) Tahun 2025.
Capaian tersebut dinilai sebagai bukti nyata kualitas perencanaan dan pelaksanaan pembangunan daerah yang semakin terarah dan berdaya saing.
Koordinator KM3 SU, M. Nazar Marpaung, menegaskan bahwa prestasi ini tidak lahir secara instan, melainkan melalui kerja kolektif dan konsistensi Pemprov Sumut dalam membangun sistem perencanaan yang berbasis data, inovasi, dan kebutuhan riil masyarakat.
Penghargaan Pembangunan Daerah Tahun 2025 tersebut diserahkan langsung oleh Sekretaris Kementerian PPN/Bappenas, Ibu Teni Widuriyanti, bersama Deputi Bidang Pemberdayaan Masyarakat, Pemerataan Pembangunan, dan Pengembangan Regional (PEMRP), Bapak Erwin Dimas.
Penilaian dilakukan secara ketat dan komprehensif di tingkat nasional.
Menurut Nazar, capaian ini menempatkan Provinsi Sumatera Utara sebagai salah satu daerah dengan kinerja pembangunan terbaik di Indonesia.
Hal ini menunjukkan bahwa arah kebijakan pembangunan daerah Sumut berada pada jalur yang tepat dan sejalan dengan visi pembangunan nasional.
KM3SU juga memberikan apresiasi khusus kepada Bappelitbang Sumatera Utara yang dinilai menjadi motor utama dalam perencanaan pembangunan daerah.
Lembaga tersebut dinilai mampu menerjemahkan visi pemerintah daerah ke dalam program strategis yang terukur dan berkelanjutan.
Di bawah kepemimpinan Kepala Bappelitbang Sumatera Utara, Dr. Dikki Anugerah, S.Sos, M.S.P perencanaan pembangunan dinilai semakin progresif dan adaptif terhadap tantangan zaman.
Inovasi kebijakan dan pendekatan partisipatif menjadi ciri kuat dalam penyusunan arah pembangunan daerah.
Salah satu program unggulan yang mendapat penilaian positif secara nasional adalah Petani Muda Milenial. Program ini dinilai mampu mendorong regenerasi petani, meningkatkan inovasi sektor pertanian, serta memperkuat ketahanan ekonomi daerah berbasis generasi muda.
Nazar menambahkan bahwa keberhasilan tersebut mencerminkan sinergi yang solid antara Pemprov Sumut, Bappelitbang, dan seluruh perangkat daerah. Sinergi tersebut menjadi kunci dalam menghadirkan pembangunan yang inklusif dan berpihak kepada masyarakat.
KM3 SU berharap capaian ini tidak hanya menjadi prestasi simbolik, tetapi menjadi motivasi untuk terus meningkatkan kualitas pembangunan.
Pihaknya mendorong Pemprov Sumut dan Bappelitbang Sumut agar terus menjaga integritas, inovasi, dan komitmen dalam mewujudkan Sumatera Utara yang maju, adil, dan berkelanjutan. (Red)