Jasa Raharja Pematangsiantar Pimpin Rapat FKLL, Rumuskan Langkah Strategis Tekan Angka Kecelakaan di Simalungun
SIANTAR – Dalam rangka memperkuat koordinasi dan efektivitas upaya pencegahan kecelakaan lalu lintas di Kabupaten Simalungun, Jasa Raharja Pematangsiantar melaksanakan Rapat Forum Komunikasi Lalu Lintas (FKLL) pada Jumat, 14 November 2025.
Rapat dihadiri oleh berbagai instansi terkait yang memiliki peran strategis dalam penyelenggaraan keselamatan jalan.
Dari Jasa Raharja, kegiatan ini diwakili oleh PJ Samsat Simalungun, Roy Gokma Silalahi, bersama M. Haikal Andariza. Sementara itu, Satlantas Polres Simalungun mengirimkan KBO Satlantas Iptu N.H. Simanjuntak dan Kanit Gakkum Yancen Hutabarat.
Kehadiran dari unsur pemerintah daerah turut diwakili oleh Davici Siadari dari Dinas Perhubungan Simalungun.
Dalam rapat tersebut, masing-masing instansi memaparkan data dan analisis terkait tren kecelakaan lalu lintas dalam beberapa bulan terakhir.
Data menunjukkan adanya peningkatan kasus kecelakaan pada beberapa titik rawan, terutama di Kecamatan Siantar dan Kecamatan Bandar. Beberapa faktor penyebab—seperti kurangnya kesadaran pengendara, pelanggaran rambu, dan minimnya penerangan jalan—menjadi sorotan utama dalam pembahasan.
Forum kemudian merumuskan sejumlah langkah yang akan dijalankan secara kolaboratif. Salah satu fokus utama adalah peningkatan kegiatan sosialisasi keselamatan lalu lintas yang menyasar masyarakat di daerah rawan kecelakaan.
Melalui edukasi langsung, diharapkan kesadaran pengendara akan pentingnya mematuhi aturan lalu lintas semakin meningkat.
Selain itu, pemasangan rambu dan spanduk berisi pesan keselamatan juga akan diperbanyak di titik-titik strategis.
Upaya ini dinilai efektif sebagai pengingat visual bagi pengguna jalan agar tetap waspada. Tidak hanya itu, forum sepakat untuk memanfaatkan teknologi dengan mengirimkan himbauan keselamatan melalui SMS Blast secara berkala.
Langkah ini bertujuan memperluas jangkauan kampanye keselamatan hingga ke masyarakat yang tidak terjangkau oleh kegiatan lapangan.
Rapat FKLL ini juga membahas perlunya evaluasi berkala dan sinkronisasi data antarinstansi untuk memastikan setiap program yang dijalankan tepat sasaran.
Sinergi yang solid antara Jasa Raharja, Kepolisian, dan Dinas Perhubungan diharapkan menjadi kunci dalam menurunkan angka kecelakaan lalu lintas di Simalungun secara berkelanjutan.
Dengan terlaksananya rapat ini, seluruh pihak menegaskan kembali komitmennya dalam menciptakan lalu lintas yang aman, tertib, dan humanis. Kolaborasi lintas sektor diharapkan mampu memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan keselamatan masyarakat di jalan raya. (red)