DPR Sebut Banyak Oknum Polisi Pakai Narkoba: Termasuk Pangkat Tinggi

Tak Berkategori9 Dilihat

MEDAN – Anggota Komisi III DPR RI dari Fraksi Golkar, Soedeson Tandra, menyebut banyak anggota polisi, termasuk yang berpangkat tinggi, juga menggunakan narkoba.

“Itu sebabnya kalau kita bicara mengenai penanganan narkoba dari tahun ke tahun, ya, ada anggota kita yang terlibat sudah dihukum berat, masih ada banyak, masih juga banyak institusi di kepolisian yang bahkan sudah pangkatnya tinggi-tinggi pemakai narkoba,” ujar Tandra.

READ  Cederai Perasaan Rakyat, NasDem Nonaktifkan Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR

Tandra mengungkapkan hal ini dalam rapat Komisi III DPR RI di Kompleks Parlemen, Jakarta, Senin (5/5/2025).

Menurut Tandra, meski pimpinan Polri juga sudah memberikan kebijakan soal ini, tetapi tetap ada oknum.

Tandra berpandangan kejahatan narkoba di Indonesia sudah masuk kategori kejahatan yang terorganisasi (organized crime).

“Kami melihat ini organized crime yang sudah terstruktur, mungkin saja sudah masuk terlalu dalam kepada institusi-institusi kita,” ucapnya.

READ  Giliran Eko Patrio dan Uya Kuya Dinonaktifkan PAN dari DPR

Selain itu, Tandra juga mengungkapkan adanya modus pengendalian narkoba di dalam lembaga pemasyarakatan (lapas).

Adapun modus yang ditemukan yakni adanya pengendalian narkoba lewat CCTV dan jaringan Wi-Fi.

“Saya kemarin berkunjung ke Polda Banten membahas juga mengenai narkoba, di dalam lapas ditaruh CCTV, enggak komunikasi dengan telepon, komunikasi lewat CCTV, jaringan Wi-Fi, bisa ngomong, dia instruksikan Wi-Fi-nya itu kameranya 360 derajat,” ungkap Tandra.

READ  Cederai Perasaan Rakyat, NasDem Nonaktifkan Sahroni dan Nafa Urbach dari DPR

Melalui CCTV dan jaringan Wi-Fi di lapas, kata Tandra, ada oknum yang mengendalikan pembuatan dan peredaran narkoba.

“Nah, dia instruksikan cara membuatnya bagaimana, yang di sana terima. Ini udah canggih betul, telepon sudah enggak dibutuhkan, tinggal pasang CCTV, ya kan,” ucap dia.(kps/bj)